Suntik Botox untuk Menurunkan Berat Badan

Botox, yang sebenarnya untuk pencegahan anti kerut dan keriput sedang diuji sebagai cara untuk mengatasi obesitas di Norwegia. Ketika disuntikkan ke otot dinding perut akan memperlambat makanan masuk ke perut. Secara teori membuat pasien merasa kenyang lebih lama. Saat ini diujikan ke hewan, hasilnya bisa mengurangi berat badan hingga sepertiga dalam lima minggu.

Obesitas kini menjadi “penyakit” kaum modern. Di Inggris, 25 persen  orang dewasa mengalami obesitas. Diet, olahraga, dan obat-obatan menjadi solusi obesitas. Namun dalam kasus tertentu, operasi menjadi pilihan.

Ada dua operasi yang memotong lambung sehingga makan sedikit sudha terasa kenyang. Dengan bypass lambung dan pembedahan  perut membuat volume ukuran perut berkurang hingga terisi lebih sedikit.  Tapi risiko operasi adlah bila terjadi infensi dan pembekuan darah. Simak juga Jantung Berdebar Bisa Jadi Psikosomatik.

Dalam uji coba di Trondheim University Hospital, Norwegia, pentuntikan ini lewat endoskop yang dimasukkan melalui mulut pasien ke dalam perut. Toksin disuntikkan ke dalam dinding lambung dengan jarum yang masuk saat endoskopi .

Para peneliti mengatakan Botox memperlambat kecepatan makanan melewati perut hingga 50 persen .

Dalam penelitian sebelumnya di Universitas Katolik di Roma, Botox atau plasebo disuntikkan ke perut tikus dan membuat berat tikus berkurang 8,2 persen.

Namun, sebuah studi pada manusia oleh Gastroenterological American Association ditemukan botox memang memperlambat pengosongan perut, namujn tidak menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan. Pakar Nutrisi.

Leave a Reply