Pola Makan Sehat Pekerja Kantoran

Berapa jam Anda bekerja dalam sehari? Rata-rata, seorang karyawan menghabiskan waktu 8-10 jam per hari untuk bekerja. Tingginya kesibukan yang dijalani tak jarang membuat karyawan yang bekerja di kantor terlambat makan, jarang berolahraga, atau punya pola makan sembarangan. Tak heran, baru beberapa tahun bekerja saja bisa membuat seseorang mulai “mengumpulkan” penyakit, mulai dari obesitas, diabetes, jantung, maag, dan sebagainya.

Padahal, menurut Tri Mutiara, pakar nutrisi dari Slim Gourmet, apa pun makanan atau  minuman yang akan dikonsumsi, sebaiknya telaah dulu manfaat dan kandungannya untuk tubuh kita. Antara lain, kadar gula, pengawet, dan lemak. “Makin gemuk tubuh seseorang karena menderita obesitas, makin besar pula resikonya terkena penyakit. Sebab, kebanyakan penyakit berawal dari obesitas,” papar Tiara.

Bila ada kerabat, teman, atau pasangan yang menderita penyakit jantung, kanker, diabetes, liver, dan sebagainya, Tiara menyarankan untuk menelaah pola makannya. Selanjutnya, Tiara memberikan tips untuk menyiasati pola makan yang sehat di kantor. Simak, yuk.

Sarapan.

Sarapan tetap merupakan aktivitas makan yang paling penting dalam satu hari. Jadi, berhati-hatilah memilih makanan untuk sarapan. Pastikan karbohidrat dan protein dalam jumlah yang cukup terkandung dalam menu sarapan Anda.

Air.

Konsumsi air setidaknya 10 gelas per hari. Simak Juga Apakah Jatah Gula Anda Melebihi Batas.

Buah dan sayur.

Dalam satu hari, terapkan pola makan 3 sayur dan 2 buah atau 2 sayur dan 3 buah. Karbohidrat dan protein juga harus ada dalam menu sehari Anda.

Say no

Anda harus berani menolak ketika teman kantor menawari Anda gorengan, oleh-oleh, maupun camilan lain yang tidak sehat.

Bawa snack sehat dari rumah, misalnya buah, biskuit oat, biskuit gandum, dan lain sebagainya. Hindari pula makanan kemasan dan makanan yang mengandung MSG.

Saat menempatkan snack yang sehat, gunakan stoples bening. Sementara, snack tidak sehat ditempatkan dalam stoples yang tidak transparan (gelap). Menurut Tiara, sebuah penelitian menyebutkan, orang cenderung memilih makanan yang ditempatkan dalam stoples yang bening.

Hindari makanan yang bersodium tinggi (rasa asin) dan berminyak saat makan siang. Diet setengah mati pun akan percuma ketika makanan asin terus kita konsumsi, sebab, garam akan menahan air dalam darah. Akibatnya, berat badan tak kunjung turun.

Olahraga

Gunakan istirahat makan siang secara optimal. Saat istirahat tiba, segera datangi ruang olahraga di kantor Anda bila ada, atau gym terdekat bila memungkinkan, atau bahkan sekadar naik-turun tangga di kantor. Berolahragalah selama 30 menit, setelah itu bersihkan tubuh Anda, dan segeralah kembali ke meja kerja untuk menyantap bekal makan siang Anda. Saat jam istirahat berakhir, tubuh Anda sudah kembali segar.

Bila Anda sedang menjalani program diet, makanlah setiap tiga jam sekali. Makan dalam porsi sedikit tapi sering baik dilakukan saat berdiet.

Saat bekerja di luar kantor, jangan lupa bawa camilan sehat dalam tas. Anda bisa memakannya setiap tiga jam sekali. Pakar Nutrisi.

Leave a Reply