Mengapa Madu Tidak Baik Untuk Bayi?

Sebagai orang dewasa, madu adalah pengganti gula yang aman dan nyaman daripada harus membeli gula rendah kalori yang harganya lebih mahal. Tak hanya soal harga, madu memiliki kandungan gula yang lebih kompleks daripada gula pasir biasa, sehingga baik pula untuk diet. Namun, jangan sekali-sekali ya memberikannya kepada bayi berusia di bawah satu tahun. Hal ini bisa berbahaya.

Bukan, bukan masalah karena kandungan gula yang ada dalam madu terlalu kompleks untuk dikonsumsi oleh bayi. Larangan tersebut lebih disebabkan oleh bakter botulism yang ada di dalamnya. Bakteri ini bisa berasal dari udara bebas dan debu. Bayi berusia di bawah 1 tahun belum memiliki daya tahan tubuh yang kuat untuk melawan bakteri tersebut. Bakteri ini akan meracuni bayi dan penyakitnya dinamakan infant botulism.

Meskipun kasus penyakit ini sebetulnya langka, 11 kasus dari 30 tahun terakhir, namun beberapa di antaranya berujung kematian. Kasus dengan usia bayi paling muda adalah dengan usia 15 minggu. Gejala umum yang terjadi adalah otot-otot menegang sehingga bayi susah bergerak dan hanya tertidur pulas hingga kesulitan bernapas.

Menurut Sam Montel, seorang Pakar Nutrisi dari Food Standard Agency, menjelaskan kepada europearchive.org, “Sebaiknya bayi tidak diberi cairan apapun kecuali ASI. Meskipun kabarnya madu ampuh untuk meredakan batuk pada bayi, sebaiknya para ibu tidak perlu mengambil resiko.”

Leave a Reply