Tahap Penting dalam Perkembangan Bayi

Anak bayi bergerak berdasarkan gerak refleks. Gerakan refleks itu kemudian akan berkurang ketika bayi menginjak usia 2 bulan. Dalam mengembangkan kemampuan kognitif serta sosial seorang bayi, orang tua harus memerhatikan tahapan-tahapan penting seperti yang akan dibahas di bawah ini.

Tengkurap merupakan salah satu tahapan penting untuk anak bayi. Dalam posisi ini, bayi akan bertumpu pada perutnya, dan berusaha menahan badannya dalam posisi tersebut. Proses ini berlangsung, dimulai dengan kemampuan bayi untuk memiringkan badan ke kanan dan ke kiri. Setelah itu, bayi akan belajar berguling.

Tahapan berikutnya adalah mengangkat kepala. Bayi yang berusia 4 bulan, ketika sedang tengkurap, biasanya sudah bisa mengangkat kepalanya hingga 90 derajat. Dengan tahapan ini, bayi dapat melatih ketajaman penglihatannya.

Di usia 4-5 bulan, bayi akan melewati tahapan memekik gembira. Pada tahap ini, anda akan mendengar pekik gembira dengan nada yang tinggi penuh keriangan ketika bayi anda merasa senang. Suara-suara yang dikeluarkan oleh bayi tersebut merupakan wujud ekspresi dari emosi yang dirasakan sang anak.

Kemudian ketika menginjak usia 7-8 bulan, masuk pada tahapan memegang dua benda di kedua tangan. Di usianya ini keterampilan jari bayi akan semakin meningkat. Genggaman anak pada sebuah benda akan semakin kuat. Hal ini harus terus dilatih untuk memperkuat otot tangan anak anda.

Salah satu perkembangan yang paling penting adalah ketika anak sudah bisa duduk. Bayi akan bisa belajar duduk saat otot punggung dan lehernya sudah cukup kuat untuk menopang tubuh. Biasanya tahapan ini dimulai ketika anak berusia 7 – 8 bulan.

Itulah 5 tahapan penting dalam perkembangan anak bayi yang perlu diperhatikan oleh para orang tua. Bantulah anak sedari kecil untuk menumbuhkan potensinya secara optimal, tentu saja dengan kesabaran, ketekunan, dan kasih sayang dari lingkungannya.

Leave a Reply