Tidak Perlu Memilih Sabun Bayi yang Anti Bakteri

Pakarnutrisi.net – Jangan disangka bahwa perawatan kulit cuman berfungsi untuk menjaga kecantikan saja. Kita memahami bahwa kulit merupakan lapisan terluar dari tubuh yang memerlukan perhatian untuk dijaga kesehatannya. Jadi, perawatan pada kulit fungsinya tidaklah lain juga untuk kesehatan. Begitu juga dengan bayi, dan bahkan pada bayi diperlukan perhatian yang lebih. Mengingat bahwa bayi mempunyai kulit yang masih sangat tipis karena belum berkembang secara sempurna, sehingga lebih rentan mengalami masalah dibandingkan orang dewasa. Nah, salah satu yang diperhatikan dalam merawat kulit bayi adalah sabun mandi yang digunakan. Sabun bayi cair ataupun batangan tentunya tidak dapat dijauhkan dari perlengkapan kosmetika bayi. Memilih secara tepat nantinya juga akan berpengaruh baik pada kesehatan kulit si kecil. Nah, kemudian bagaimana dengan sabun bayi anti bakteri ? Perlu atau tidak digunakan pada bayi untuk mendapatkan hasil bersih yang maksimal ? Jawabannya adalah tidak perlu.

Pada dasarnya, sabun anti bakteri kurang memberikan manfaat yang besar jika digunakan untuk membersihkan tubuh si kecil. Mungkin sebagian ibu dan ayah berpikirnya bahwa pemaikaian sabun mandi untuk bayi yang mempunyai kandungan anti bakteri diperlukan si kecil dengan makdud untuk menghindarkan si kecil dari serangan bakteri ataupun kuman agar tidak menempel di kulinya. Namun, sebetulnya hal tersebut ini justru tidak disarankan oleh banyak ahli medis. Faktor pertama yang menyebabkan kenapa sabun mandi anti bakteri untuk bayi kurang disarankan adalah, bayi yang umumnya punya kulit sangat sensitif perlu dijauhkan atau diurangi dalam penggunaan kosmetika yang punya kandungan bahan kimia berlebih. Baik sabun bayi cair atau batangan, dan atau bahkan sabun yang rangkap dengan shampoo sangat perlu untuk diperhatikan kandungan bahan pembuatannya saat sebelum dipakaikan untuk membersihkan tubuh si kecil.

Untuk merawat si kecil secara optimal, ibu dan ayah sangat disarankan untuk memilih produk kosmetika khusus bayi yang punya kandungan bahan-bahan alami. Nah, jika sabun anti bakteri, biasanya terdapat kandungan bahan kimia yang justru bisa jadi penyebab bayi mengalami iritasi kulit, seperti kandungan bahan kimia berupa triclosan. Jika produk khusus bayi yang aman, seperti Zwitsal yang sudah teruji hypo-allergenic yang ibu pilih, resiko si kecil untuk mengalami iritasi semakin kecil.

Selain itu, faktor selanjutnya kenapa sabun bayi anti bakteri tidak disarankan untuk dipakai adalah karena hal tersebut justru bisa membunuh bakteri-bakteri baik yang dibutuhkan tubuh. Pemakaian sabun bayi cair ataupun batang yang memiliki kandungan anti bakteri secara berlebih bakal menjadi faktor yang mencegah tumbuh kembang bayi secara optimal. Pasalnya, bayi yang baru lahir, pada tahun pertamanya masih memerlukan paparan terhadap bakteri baik secara wajar guna membantu perkembangan sistem kekebalan tubuhnya.

Baca juga: Daftar makanan rendah kalori untuk diet

Leave a Reply